NEWS

Istri dan Selingkuhan 7 Kali Berhubungan Badan, Andi Lala Gelap Mata Lakukan Perbuatan ini

loading...

Pembunuhan berencana jilid pertama dilakukan Andi Lala karena terbakar api cemburu.

Apalagi, Andi Lala mengetahui istrinya Reni Safitri berhubungan badan dengan Suherwan (korban) di kebun singkong.

“Menurut penyidik dari pelaku (Andi Lala) nekat membunuh Suherwan karena merasa cemburu. Terakhir Suherwan dan Reni Safitri (istri Andi Lala) berhubungan suami-istri di kebun singkong di Perbaungan, Serdangbedagai,” ujar Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Rina Ginting, Senin (17/4/2017).

Reni Safitri, istri Andi Lala, sudah mengakui berselingkuh.

Ia berulangkali berkencan dengan Suherwan.

Karena itu, Andi Lala meminta Reni Safitri, istrinya mengundang Suherwan ke rumah mereka pada Juli 2017.

“Pembunuhan dilakukan sekitar pukul 20.00 WIB hingga pukul 21.00 WIB. Kala itu, warga sedang salat tarawih.”

“Pembunuhan jilid pertama terbongkar setelah Reni membeberkan kepada polisi saat kasus pembunuhan jilid kedua terbongkar,” katanya.

Pembunuhan berencana jilid pertama lakukan di rumahnya Jalan Pembangunan-II, Lubukpakam pada 12 Juli 2015.

Saat Suherwan hendak masuk ke dalam kamar, Andi Lala memukul gunakan alu dari belakang secara bertubi-tubi.

Suherwan merupakan warga Sumberjo Lubukpakam.

Andi Lala dan Suherwan merupakan teman dekat. Mereka sering bertemu dan saling bercanda.

Jenazah Suherwan bersama sepeda motor dibuang ke sungai di kawasan Pagar Jati, Lubukpakam.

Mereka membuang jenazah sekitar pukul 03.00 WIB saat tidak ada aktivitas masyarakat.

“Adapun motif pembunuhan jilid pertama karena dendam,” ujarnya.

Kepala dikepruk

Siapa mengira Andi Lala tersangka pembunuhan satu keluarga juga terlibat pembunuhan sahabatnya sendiri di Lubukpakam, Deliserdang pada tahun 2015 lalu.

Waktu dan modus operandinya pun terbilang cukup keji, pasalnya dieksekusi saat bulan Ramadan dan saat warga menjalankan salat Tarawih di Masjid.

Hal mengejutkan ini disampaikan oleh Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sumut, Kombes Pol Nurfallah.

“Yang disampaikan masyarakat benar. Pada 2015, Andi Lala pernah membunuh temannya atas nama Suherwan, di rumahnya Jalan Pembangunan-2 Lubukpakam,” ujar Nurfallah di Aula Tribata, Polda Sumut, Senin (1enin (17/4/2017).

Diduga istri Andi Lala Reni Safitri terlibat dalam pembunuhan keji ini. Pasalnya dia yang mengundang korban yang bernama Suherman untuk datang ke rumahnya.

“Istrinya kami tahan karena membantu proses pembunuhan berencana tahap pertama. Reni Safitri (istri Andi Lala) mengundang Suherman ke rumah mereka,” katanya.

Pembunuhan ini dilakukan karena Andi Lala begitu murka usai istrinya diketahui selingkuh dengan temannya sendiri.

Entah bagaimana kasus 2015 ini terungkap, masih jadi pertanyaan. Pasalnya hampir dua tahun kasus ini terkubur hingga hilangnya nyawa korban sebelumnya disimpulkan kecelakaan lalu lintas.

Apakah sang istri sengaja mengungkap kasus ini? Atau ada pihak lain yang sengaja membuka aib yang menjadi tanda Andi Lala di masyarakat?

Sementara itu Nurfallah menambahkan, ketika Suherwan tiba di rumah Andi Lala.

Kemudian, Andi Lala memukul gunakan alu untuk menumbuk hingga membuat korban meninggal dunia.

Proses pembunuhan tahap pertama (2015) dibantu oleh Irfan, rekan Andi Lala.

Setelah membunuh, Andi Lala membuang jenazah Suherwan dan sepeda motor di sungai yang berada di Lubukpakam.

Sehingga, seolah-olah Suherwan masuk ke dalam sungai naik sepeda motor.

“Mereka membuang jenazah Suherwan bersama sepeda motor sekitar pukul 03.00 WIB. Jadi mereka menunggu suasana kampung sepi baru membuang mayat. Reni juga membantu,” ujarnya.

Adapun motif pembunuhan berencana tahap pertama dilakukan karena dendam.

Suherwan, warga Desa Sumberjo Lubukpakam merupakan sahabat Andi Lala.

Tapi, Suherwan berulangkali berhubungan badan dengan Reni Safitri, istri Andi Lala.

“Suherwan dan Reni sudah tujuh kali berhubungan badan. Jadi Andi Lala merencanakan pembunuhan setelah Reni mengakui sering berhubungan suami-istri dengan Suherman,” katanya.

Sumber:tribunnews.com

loading...
Loading...